cara kerja subnetting,fungsi Router,hub,bridge,dan swicht,dan perbedaan kabel cross dan stright

1.Jelaskan apa yang anda ketahui tentang subnetting dan apa guna subnetting?

     jawab:
 Teknik subnet merupakan cara yang biasa digunakan untuk mengalokasikan sejumlah alamat IP di sebuah jaringan (LAN atau WAN). Teknik subnet menjadi penting bila kita mempunyai alokasi IP yang terbatas misalnya hanya ada 200 IP yang akan di distribusikan ke beberapa LAN. Dengan adanya subnetting maka pengalamatan host akan lebih mudah. Subnetting berfungsi untuk menyembunyikan detail dari internal network suatu organisasi ke router eksternal. Selain itu, subnetting juga mempermudah manajemen jaringan dan menambah efisiensi dari jaringan tersebut. Dengan subnetting kita dapat membatasi jumlah maksimal host yang dapat dialokasikan pada suatu subnet. Dengan subnetting kita dapat memeriksa kesalahan jaringan dengan cepat karena kesalahan tersebut sudah terlokalisasi.



 2.Jelaskan secara gamblang apa itu CIDR dan VLSM?

 jawab:
 Classless Inter-Domain Routing (CIDR) dikenalkan pada tahun 1993 dan merupakan cara terbaru dalam mengintepretasikan IP Address. CIDR menggantikan sintaks IP Address sebelumnya (classful networks: representasi IP Address dengan sistem kelas).
 CIDR memungkinkan fleksibilitas yang lebih tinggi ketika membagi range dari IP Address ke dalam network terpisah dan:
 •Penggunaan yang lebih efisien dari perkembangan pesat IPv4
 •Penggunaan yang lebih besar dari hirarki pengalamatan,
memperkecil overhead dari routing internet-wide.

    Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask, jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnet mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada pembagian blok, pembagian blok VLSM bebas dan hanya dilakukan oleh si pemilik Network Address yang telah diberikan kepadanya atau dengan kata lain sebagai IP address local dan IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan internet, namun tetap dapat melakukan koneksi kedalam jaringan internet, hal ini terjadi dikarenakan jaringan internet hanya mengenal IP Address berkelas. Secara singkat, VLSM adalah proses membagi sebuah subnet ke beberapa bagian yang lebih kecil, sedang CIDR adalah kebalikannya - yaitu kelas atas dari beberapa/kumpulan subnet kecil yang sederet.

 3.Jelaskan apa itu firewall dan sebutkan tabel-tabel yang berlaku dalam setting firewall?
 jawab
 Firewall merupakan sebuah perangkat yang diletakkan antara Internet dengan jaringan internal, Informasi yang keluar atau masuk harus melalui firewall ini. Tujuan utama dari firewall adalah untuk menjaga (prevent) agar akses (ke dalam maupun ke luar) dari orang yang tidak berwenang (unauthorized access) tidak dapat dilakukan.

 IPTables dalam konfigurasi firewall memiliki 3 buah tabel, yaitu NAT, MANGLE dan FILTER. Penggunannya disesuaikan dengan sifat dan karakteristik masing-masing. Fungsi dari masing-masing tabel tersebut sebagai berikut :
 NAT : Secara umum digunakan untuk melakukan Network Address Translation. NAT adalah penggantian field alamat asal atau alamat tujuan dari sebuah paket.
 MANGLE : Digunakan untuk melakukan penghalusan (mangle) paket, seperti TTL, TOS dan
 MARK. FILTER : Secara umum, inilah pemfilteran paket yang sesungguhnya.. Di sini bisa ditentukan apakah paket akan di-DROP, LOG, ACCEPT atau REJECT

 4.Jelaskan apa perbedaan cabel straight dan cross?

 jawab
 Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover.
 Jika mo menghubungkan komputer ke HUB/switch, gunakan kabel straight.
 Dalam pengkabelan straight dan cross, kita bisa lihat standar yang sudah ditetapkan untuk masalah pengkabelan ini.

 Kabel Straight
Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabel nya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya. Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke switch, switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka switch menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.

Penggunaan kabel straight :
 Menghubungkan komputer ke port biasa di switch

 Menghubungkan komputer ke port lan modem cable/dsl. Menghubungkan port wan router ke port lan modem cable/dsl. Menghubungkan port lan router ke port uplink di switch.

Menghubungkan 2 hub/switch dengan salah satu hub/switch menggunakan port uplink dan yang lainnya

menggunakan port biasa Kabel crossover Kabel crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya.

 5.Jelaskan cara kerja PING baik dalam satu subnet maupun beda subnet!

 jawab
 Setelah mengetahui alamat IP komputer anda selanjutnya dilakukan pengetesan apakah komputer yang anda gunakan sudah terkoneksi ke dalam suatu jaringan. Untuk mengetahuinya digunakan perintah “ping”. Perintah ping bekerja seperti anda mengirim suatu permintaan ke orang lain kemudian dibalas sesuai dengan permintaan anda (echo). Cara kerja ping tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :

 Sintaks :
 ping ping 192.168.1.1 6.
 6.Sebutkan port-port aplikasi yang biasa anda gunakan.min.5!

 jawab

Messaging and Conferencing
 AIM Talk OUT: TCP 4099
 IN: TCP 5190
 Buddy Phone (Hanya komunikasi, tanpa FTP)
  IN: UDP 700 - 701
  mIRC DCC/IRC DCC IN: TCP 1024 - 5000 mIRC
 Chat (IRC biasanya menggunakan port 6667)
 IN: TCP 6660 - 6669 mIRC IDENT IN: UDP 113 MSN
Messenger Catatan: Matikan semua program personal firewall, seperti
 BlackIce,
 ZoneAlarm,
 dst.

    Port 6891-6900 digunakan untuk mengirimkan file, Port 6901 untuk komunikasi suara.
 IN: TCP 6891 - 6900
IN: TCP 1863
 IN: UDP 1863
IN: UDP 5190
IN: UDP 6901
 IN: TCP 6901 Yahoo Messenger
 IN: TCP 5000 - 5001 (Untuk Chat)
IN: UDP 5055 (Untuk Voice) Audio & Video QuickTime 4 Server
IN: TCP 6970
IN: UDP 6970 - 7000 QuickTime 4 Client & RealAudio di Port 554 OUT: TCP 554
IN: UDP 6970 - 32000 RealAudio on Port 7070
OUT: TCP 7070
IN: UDP 6970 - 7170 Games Blizzard Battlenet
IN: TCP 4000 IN: TCP 6112
IN: UDP 6112

 7.Jelaskan apa itu DHCP dan kegunaannya?

jawab
 DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/Client/server" \o "Client/server"client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP" \o "Alamat IP" alamat IP dalam satu HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer" \o "Jaringan komputer" jaringan.
 Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer" \o "Komputer"komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer" \o "Komputer" komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP" \o "Alamat IP" alamat IP secara otomatis dari HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/Server" \o "Server" server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan HYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/DNS" \o "DNS" DNS server.
   
 Fungsi utama dari DHCP Server ini adalah memberikan IP kepada host atau komputer yang tersambung kepada jaringan tersebut secara otomatis. Hal ini hanya berlaku jika komputer tersebut menggunakan setting IP dengan DHCP atau di Windows mengaktifkan pilihan "Obtain IP Address Automatically".

 8.Jelaskan : a.BRIGDE b.HUB c.SWITCH d.ROUTER

 jawab:
 BRIDGE Karakteristik
 • Alat yang memungkinkan untuk membagi suatu jaringan yang besar ke dalam dua jaringan yang lebih kecil, sehingga menjadi jaringan yang lebih efisien
 • Bridge bekerja pada layer data link dari model OSI.
 • Memiliki tiga tipe dasar : local, remote dan wireless.

 ~ Bridge local secara langsung menghubungkan local area network.
 ~ Bridge remote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah wide area network (WAN). Menghungkan dua atau lebih LAN.
 ~ Bridge wireless dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubunkan mesin – mesin yang jauh ke suatu LAN.
 Fungsi
• Memecah atau memperluas jaringan.
• Menggabungkan media – media tak serupa seperti kabel unshielded twisted-pair(UTP) dan kabel fiber-optic
• Menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring dan Ethernet.
• Memonitor lalu lintas informasi pada kedua jaringan, sehingga paket informasi dapat dilewatkan pada lokasi yang benar
• Memeriksa pesan dari dua jaringan dan jika perlu memancarkannya (broadcast) ke jaringan lain
• Mengelola lalu lintas untuk menjaga kinerja yang optimum pada dua jaringan Menghubungkan dua tipe pengkabelan atau tipe topologi jaringan yang berbeda asalkan menggunakan protokol yang sama.

 HUB Karakteristik
• Pusat koneksi semua node pada jaringan
• Pengguma saling berbagi pakai jaringan Ethernet. Suatu jaringan yang anggota – anggotanya terkoneksi melalui HUB atau repeater disebut “shared Ethernet” yang berarti bahwa semua anggota jaringan melakukan transmisi data pada jaringan (collision domain). Ini berarti bahwa jika lebih dari satu computer mengirim data ke jaringan dapat memanfaatkan 100%bandwith yang berbeda sangat berbeda dengan switch.
 Fungsi
• Penghubung semua peralatan jaringan
• Di gunakan di dalam jaringan 10-Mbps tradisional untuk menghubungkan computer – computer di dalam jaringan sehingga membentuk local area network(LAN)
• Titik pengendali untuk aktivitas system, pengelolaan, serta pengembangan jaringan SWITCH Karakteristik • Alat yang digunakan untuk menghubungkan beberapa LAN yang terpisah • Menyediakan filter paket antar LAN
• Peralatan multiport, masing-masing dapat mendukung satu workstation, jaringan ehternet, atau jaringan token ring
• Dapat memindahkan paket data antarjaringan bila diperlukan (meski terhubung dengan jaringan yang berbeda pada masing-masing port)

 Fungsi
 • Menghubungakan beberapa HUB untuk membentuk jaringan yang lebih besar atau menghubungkan computer – computer yang mempunyai kebutuhab bandwidth yang besar.
 • Meningkatkan kinerja jaringan dengan cara pembagian jaringan yang besar dalam beberapa jaringan yang lebih kecil
 • Menyediakan dedicated bandwidth pada masing-masing port tanpa mengganti peralatan yang ada
 • Mendukung banyak transmisi secara serentak ROUTER Karakteristik
 • Mirip dengan bridge supercerdas (super intelligent bridge)
 • Tetapi berbeda dengan bridge yang bersifat protocol independent.
 • Berupa router buatan pabrik atau berupa router PC (komputer yang diseting menjadi suatu router)
 • Terdapat dua jenis router : statis dan dinamis.
   ~ Router statis harus mempunyai table routing sendiri yang dikonfigurasi secara manual beserta semua jaringan dan lintasan di dalam internerwork.
  ~ Router dinamis secara otomatis membuat membuat table routingnya dengan memeriksa lalu lintas jaringan. Meskipun begitu, rute (lintasan) pertama harus dikonfigurasikan secara manual.
 Fungsi • Memperluas dan memecah jaringan dengan melanjutkan paket – paket dari satu jaringan logika ke jaringan lain. • Mengubah informasi dari suatu jaringan ke jaringan yang lain • Memilih jalur terbaik (mengatur lalu lintas secara efisien) untuk melewatkan suatu pesan berdasarkan alamat tujuan dan alamat asal • Mendengar kondisi seluruh jaringan dan dapat mengarahkan data pada bagian yang diinginkan secara baik sampai selesai • Mengarahkan pesan antara dua sembarang protokol • Mengarahkan pesan antartopologi jaringan yang berbeda • Mengarahkan pesan melintasi tipe kabel yang berbeda.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "cara kerja subnetting,fungsi Router,hub,bridge,dan swicht,dan perbedaan kabel cross dan stright"